BBTF 2026 semakin memperkuat posisi Bali sebagai destinasi pariwisata unggulan dunia.

Konferensi pers penutupan BBTF 2026 di Hotel Westin Nusa Dua, Badung Sabtu (30/5/2026). - Istimewa
Perolehan transaksi Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 mencapai angka fantastis Rp6,9 triliun. Hal itu diungkap Ketua Panitia BBTF 2026, I Putu Winastra, dalam konferensi pers penutupan BBTF 2026 di Hotel Westin Nusa Dua, Badung, Sabtu (30/5/2026).
"Kami sangat bangga dengan perolehan BBTF tahun 2026 yang mencatat transaksi sebesar Rp6,9 triliun. Kami harap keberhasilan ini bisa lebih baik lagi di tahun 2027," ujar Winastra.
Ketua ASITA Bali menegaskan keberhasilan BBTF 2026 akan dilanjutkan tahun 2027 mendatang, dengan menggandeng dua provinsi lain di Indonesia Timur, yaitu NTB dan NTT. Tahun depan BBTF rencananya akan digelar pada 9-11 Juni 2027.
"Mungkin nanti akan menjadi Bali and Nusra Travel Fair, kita masih akan memikirkan itu," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Bima Agung, menyampaikan bahwa kehadiran Jakarta dalam BBTF 2026 tidak hanya sebagai co-host Pavilion Jakarta, tetapi juga membawa 15 seller untuk memperluas promosi destinasi dan produk wisata ibu kota.
BBTF 2026 sendiri diikuti oleh 407 buyer dari 44 negara dan 286 seller dari berbagai daerah di Indonesia. Capaian tersebut semakin mengukuhkan BBTF sebagai salah satu ajang business-to-business pariwisata terbesar di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik.

Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi penyelenggaraan BBTF 2026 yang dinilainya semakin memperkuat posisi Bali sebagai destinasi pariwisata unggulan dunia. Gubernur Koster berharap cakupan dan jangkauan BBTF pada tahun mendatang dapat diperluas sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi Bali dan Indonesia.
“Sebagai Gubernur Bali, saya mengucapkan terima kasih kepada ASITA yang telah menyelenggarakan BBTF dengan sangat baik, serta kepada The Westin Resort Nusa Dua yang telah menyediakan tempat penyelenggaraan. Ke depan saya mendorong agar BBTF memiliki cakupan yang lebih besar lagi. Apa yang masih kurang tahun ini agar dievaluasi dan diperbaiki untuk penyelenggaraan tahun 2027. Pemerintah Provinsi Bali siap memberikan dukungan penuh,” ujar Koster.
Menurutnya, keberhasilan BBTF menjadi sangat penting mengingat kontribusi Bali terhadap sektor pariwisata nasional yang terus menunjukkan tren positif.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Achris Arwani menegaskan bahwa sektor pariwisata akan tetap menjadi penggerak utama berbagai sektor ekonomi lainnya. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu menjaga dan memperkuat pariwisata Bali agar semakin berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.




Maximize your space, with charming light and stunning curtain arches and Experience a space that provides tranquility.
© Copyright Manah Bali. All Rights Reserved.