Sajian Peed Aya Duta Kota Denpasar dikemas sangat megah diikuti kurang lebih 700 peserta.

Pelaksanaan Gladi dan Pembinaan Peed Aya Kota Denpasar di Areal Taman Kota Lumintang Denpasar, Jumat (29/5/2026) petang. - Istimewa
Dikoordinir oleh Komunitas Sakti Manca, kesiapan tersebut tampak saat pelaksanaan Gladi dan Pembinaan yang disaksikan langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama sejumlah tokoh lainnya di Areal Taman Kota Lumintang Denpasar, Jumat (29/5/2026) petang.
Dalam kesempatan itu hadir tim Kurator PKB Provinsi Bali Tahun 2026 di antaranya Prof. Dr. I Made Bandem dan Prof. Dr. I Komang Sudirga, Ssn. M.Hum yang memuji penampilan Duta Peed Aya Kota Denpasar ini.
Sajian Peed Aya Duta Kota Denpasar dikemas sangat megah diikuti kurang lebih 700 peserta, diawali penampilan Papan Nama dilanjutkan Busana Adat Kota Denpasar lalu secara berurutan tampil Tek - Tekan, Karnaval, Bungan Jaja dan Uparengga.
Berlanjut penampilan Legong Manca yang diiringi Semara Pegulingan Sekehe Nada Acharya Kota Denpasar, Tari Barong dari Sekehe Kubu Barong Kota Denpasar dilanjutkan Tari Sang Hyang Dedari lalu Pasepan kemudian dilanjutkan Garapan Tematik Wayang Sapuh Leger diiringi Gender Sekehe Sabda Kencana Sakti Kota Denpasar dilanjutkan Ogoh-Ogoh Sapa Warang Banjar Gemeh yang diiringi Sekehe Baleganjur Banjar Tengah Sidakarya.
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memotivasi dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman yang terlibat dalam Peed Aya Duta Kota Denpasar yang tergabung dalam Komunitas Sakti Manca ini.
"Saya melihat persiapan garapan yang disajikan sudah sangat baik. Ke depan bagaimana seluruh tim menjaganya agar dapat tampil optimal di ajang sesungguhnya yakni Pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026 nanti," ungkap Jaya Negara.
Walikota Jaya Negara juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen yang terlibat, baik itu peserta (penari, penabuh) maupun orangtua peserta pawai yang senantiasa mendukung buah hatinya. "Kami juga mengingatkan seluruh peserta dan para orangtua untuk menjaga kesehatan sehingga penampilan berjalan lancar hingga pawai mendatang," ujarnya.
Sementara Koordinator Peed Aya Duta Kota Denpasar, Ida Bagus Eka Harista saat ditemui menjelaskan Peed Aya Duta Kota Denpasar akan membawakan tema "Tattwa Parisudha Vasudhaiva Kutumbakam" atau bila dijabarkan tentang Atma Kertih yang menggambarkan Jiwa Paripurna.
Dikatakannya, Peed Aya ini melibatkan ratusan talenta seniman muda yang berasal dari berbagai elemen seperti sanggar, sekolah, sekaa teruna, serta komunitas seni lain di Kota Denpasar
"Kami merasa tertantang memberikan penampilan terbaik bagi Kota Denpasar. Penampilan yang menarik dan berkelanjutan yang masih dalam garis besar nafas Vasudhaiva Kutumbakam atau bergotong- royong, yang juga diimplementasikan dengan melibatkan berbagai komponen seperti sanggar, sekolah, sekaa teruna, serta komunitas seni lainnya dari berbagai jenjang usia," katanya.
Eksistensi penampilan anak-anak ini yang tercatat paling muda berusia sekitar lima tahun sebagai wujud nyata pendidikan aktualisasi potensi generasi muda yang dilibatkan dalam garapan.
"Semoga kami dapat memberikan yang terbaik bagi Kota Denpasar pada Pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026," ungkap Gus Eka lagi.
Koreksi yang disampaikan oleh tim kurator PKB Provinsi Bali, semuanya menjadi catatan penting bagi perbaikan tim Kota Denpasar, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk semakin menyempurnakan penampilan nantinya.




Maximize your space, with charming light and stunning curtain arches and Experience a space that provides tranquility.
© Copyright Manah Bali. All Rights Reserved.