Pihak Konjen berharap 110 buku pemikiran penulis Jepang terkait berbagai isu sosial tersebut dapat dimanfaatkan dan dibaca dengan baik oleh seluruh civitas akademika Universitas Udayana.

Rombongan Konsulat Jenderal Jepang UPT mengunjungi Perpustakaan Universitas Udayana, pada Jumat (10/7/2026). - Istimewa
Universitas Udayana (Unud) secara resmi menerima kunjungan diplomatik sekaligus penyerahan hibah 110 judul buku dari Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar, bertempat di Gedung Rektorat Universitas Udayana, Kampus Jimbaran, Badung, pada Jumat (10/7/2026).
Rombongan Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar dipimpin langsung oleh Konjen Miyakawa Katsutoshi, didampingi Wakil Konjen Nakano Eriko. Rombongan disambut oleh Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., yang didampingi oleh para Wakil Rektor, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB), serta Kepala UPT Perpustakaan beserta jajaran staf terkait.
Hibah buku merupakan bagian dari program internasional bergengsi "Read Japan Project" Tahun 2026. Program hibah buku bernilai tinggi ini diprakarsai oleh Nippon Foundation (Nippon Zaidan) di bawah kepemimpinan Mr. Sasagawa, yang kemudian didonasikan dan dikelola secara teknis oleh Tokyo Foundation.
Melalui jaringan diplomatik Kedutaan Besar dan Konsulat Jenderal Jepang di seluruh dunia, program ini menyasar universitas-universitas potensial yang dinilai mampu memanfaatkan referensi literatur berkualitas global tersebut secara optimal.
Berdasarkan rekomendasi dari Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar, Universitas Udayana terpilih sebagai institusi yang dinilai sangat layak, hingga akhirnya Unud berhasil mengurasi dan memilih sebanyak 110 judul buku akademik pilihan dalam bahasa Inggris.
Rektor Universitas Udayana, Prof. I Ketut Sudarsana, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Konsulat Jenderal Jepang, Tokyo Foundation, dan Nippon Foundation atas kontribusi nyata yang diberikan.
Rektor menekankan betapa krusialnya ketersediaan bahan pustaka berkualitas bagi universitas selaku lembaga pendidikan tinggi dalam menunjang riset dan ilmu pengetahuan.
"Referensi seperti ini sangat penting bagi kami di Universitas Udayana sebagai rumah pendidikan. Keberadaan buku-buku ini tidak hanya akan meningkatkan minat baca mahasiswa, melainkan juga mempermudah mereka dalam mendapatkan informasi dari sumber-sumber ilmiah yang jauh lebih baik," ujar Rektor.
Sementara itu, Konjen Jepang di Denpasar, Miyakawa Katsutoshi, menjelaskan bahwa proyek global bertajuk Read Japan Project ini sejatinya telah digulirkan sejak tahun 2008 dengan misi mengenalkan berbagai aspek mengenai Jepang serta memperluas wawasan internasional mahasiswa melalui literatur ilmiah yang dikurasi secara ketat.
Pihak Konjen berharap 110 buku pemikiran penulis Jepang terkait berbagai isu sosial tersebut dapat dimanfaatkan dan dibaca dengan baik oleh seluruh civitas akademika Universitas Udayana.
Dalam kesempatan itu rombongan sempat mengunjungi UPT Perpustakaan Universitas Udayana termasuk melihat langsung Japanese Corner yang berlokasi di Lantai I Gedung Selatan Perpustakaan Pusat.
Buku donasi ditempatkan strategis di pusat ruangan dan dilengkapi dengan sofa yang nyaman bagi pengunjung. Beberapa judul buku yang sangat menarik perhatian berkaitan dengan budaya populer Jepang, anime, manga, hingga kenangan dalam tulisan tentang bencana nuklir di Fukushima.




Maximize your space, with charming light and stunning curtain arches and Experience a space that provides tranquility.
© Copyright Manah Bali. All Rights Reserved.