Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta, mengingatkan nilai magis dan historis Danau Tamblingan yang mutlak harus dirawat kelestariannya.

Aksi lingkungan Partai Demokrat bertajuk 'Gerakan Langit Biru’ di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, pada Jumat (31/7/2026). - Istimewa
DPD Partai Demokrat Provinsi Bali bersama DPC Kabupaten Buleleng menggelar aksi lingkungan di kawasan Danau Tamblingan, pada Jumat (31/7/2026). Aksi bertajuk 'Gerakan Langit Biru' dilakukan dengan penanaman pohon, penebaran benih ikan, hingga bersih-bersih sampah.
Selain di kawasan Tamblingan kegiatan ini juga dilakukan di kawasan Danau Beratan. Momen turun ke alam ini sekaligus menjadi rangkaian perayaan menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat dan HUT ke-81 RI.
Gerakan yang diinisiasi langsung oleh DPP Partai Demokrat ini bukan sekadar agenda ekologi biasa. Tidak hanya mengerahkan kader partai, gerakan nasional ini sukses menggandeng berbagai elemen masyarakat, mulai dari Laskar Merah Putih, Bulldog, kelompok Suka Duka Catur Desa, Bali Aga Bersatu, hingga BNSP.
Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta, mengingatkan nilai magis dan historis Danau Tamblingan yang mutlak harus dirawat kelestariannya. Politikus asal Jembrana ini mengingatkan kembali kisah masyarakat Tamblingan ribuan tahun silam yang berjuang menyesuaikan diri menyelamatkan sumber air suci (tirta) saat wabah melanda.
Menurutnya, konsep Tri Hita Karana sejatinya sudah mendarah daging sejak era leluhur Catur Desa (Munduk, Gobleg, Gesing, dan Umejero).
"Makna dari kata Tamblingan itu berasal dari kata Tamba (obat) dan Elingan (ingat). Artinya, 'obat' untuk kesejahteraan masyarakat itu ada di sini," ungkap Mudarta.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga kejernihan danau bagi keseimbangan ekosistem. "Jika kebersihan danau dijaga, air sucinya akan tetap memiliki energi kesembuhan dan kesuburan untuk seluruh Bali," tambahnya.
Pelepasan 3.000 benih ikan dan penanaman pohon penyerap air oleh Demokrat ini sejalan dengan instruksi DPP terkait program Indonesia Asri. Terlebih, nadi perekonomian Bali yang 60 persennya disokong sektor pariwisata, sangat bergantung pada keasrian alam.
"Tuhan menciptakan alam, tugas kita merawatnya, dan Demokrat ada di garda terdepan untuk itu," tegas Mudarta.
Ia juga membocorkan bahwa DPD Demokrat Bali telah menyiapkan serangkaian agenda lanjutan untuk memeriahkan seperempat abad Partai Demokrat. Fokusnya tak hanya menyentuh isu lingkungan, tapi juga kesejahteraan dan pelestarian budaya lokal.
"Nanti akan ada bantuan untuk warga kurang mampu, lomba pidato AHY, hingga menghidupkan kembali permainan tradisional seperti megangsingan, megoak-goakan, dan tajogan agar masyarakat happy dan tenang," tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Buleleng, Luh Gede Heriyani, menegaskan kegiatan ini jauh dari kesan seremonial semata. Selain memungut sampah plastik, timnya turut menanam pohon Cemara Pandak dan menebar benih ikan gabus.
Jenis pohon dan ikan yang dilepasliarkan pun telah disesuaikan secara khusus dengan rekomendasi pihak desa adat (catur desa).
"Danau Tamblingan ini memiliki sejarah penting bagi Buleleng dan merupakan kawasan suci. Dahulu ini wilayah Kerajaan Catur Desa, dan kini terdapat sekitar 22 pura di area ini, termasuk Pura Dalem Tamblingan," jelas Heriyani.
Melihat antusiasme warga yang membeludak di luar ekspektasi, Heriyani menaruh harapan besar. Ia ingin gerakan ini memantik kesadaran warga Bali untuk mulai memilah sampah dari skala rumah tangga demi mempermudah proses pengolahan di hilir.




Maximize your space, with charming light and stunning curtain arches and Experience a space that provides tranquility.
© Copyright Manah Bali. All Rights Reserved.