Bendungan Sidan Diresmikan, Pasok Air untuk Sarbagita

Memiliki kapasitas tampungan 5,76 juta meter kubik/s, dengan luas genangan 37,15 hektare.

By Manah Bali
| July 12, 2026

Bendungan Sidan diresmikan Presiden Prabowo Subianto secara virtual, pada Jumat (10/7/2026). - Istimewa

PRESIDEN RI Prabowo Subianto secara serentak meresmikan lima bendungan di Indonesia, salah satunya Bendungan Sidan di Provinsi Bali, pada Jumat (10/7/2026).

Selain bendungan Sidan, empat bendungan lain yang diresmikan Presiden adalah Bendungan Meninting di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Provinsi Aceh, dan Bendungan Jlantah di Provinsi Jawa Tengah.

Peresmian lima bendungan ditandai penekanan sirine dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Prabowo di Bendungan Meninting. Sementara Gubernur Bali Wayan Koster bersama Forkopimda Bali turut menyaksikan peresmian secara virtual dari lokasi Bendungan Sidan di Kabupaten Badung.

Bendungan Sidan terletak di daerah aliran Sungai Ayung, di mana lokasi Tapak Bendungan dan Genangan berada di Desa Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, dan Desa Buntutin, Desa Mengani, Desa Langgahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Pembangunan Bendungan Sidan, tercatat memiliki nilai kontrak Rp 1,8 triliun dengan Masa Konstruksi 2018-2024, memiliki kapasitas tampungan 5,76 juta meter kubik/s, dengan luas genangan 37,15 hektare, tinggi bendungan mencapai 68 meter, dan tipe bendungan Zonal Inti Aspal.

Manfaat Bendungan Sidan dapat menyalurkan air baku sebanyak 1,75 meter kubik/s untuk wilayah Kota Denpasar 0,75 meter kubik/s, Kabupaten Gianyar 0,3 meter kubik/s, Kabupaten Tabanan 0,2 meter kubik/s, dan Kabupaten Badung 0,5 meter kubik.

Bendungan ini juga mampu melayani Layanan Irigasi seluas 9.598 Ha dengan Panjang Jaringan Irigasi mencapai 123,19 Km, serta mampu menjadi Reduksi Banjir yang mencapai 108 Hektare, dan bermanfaat untuk energi 8,08 MW yang bersumber dari PLTA 0,65 MW dan PLTS Terapung 7,43 MW.

Presiden Prabowo mengungkapkan kelima bendungan memiliki total investasi negara mencapai Rp9,79 triliun. Pembangunan diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional dengan menghasilkan hingga 1 juta ton beras, serta membawa dampak masif bagi ketahanan pangan, penyediaan air bersih, pengendalian bencana, hingga swasembada energi hijau.

Artikel lainnya

Transform Your Space with Perfect Curtains

Maximize your space, with charming light and stunning curtain arches and Experience a space that provides tranquility.

Social Media

© Copyright Manah Bali. All Rights Reserved.

menucross-circle