Sambangi Keluarga Korban Pengeroyokan Baturiti, Demokrat Bali Serahkan Bantuan Rp50 Juta

​Mudarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan tragedi ini sebagai pelajaran berharga.

By Manah Bali
| August 1, 2026

Jajaran Partai Demokrat Bali menyerahkan bantuan kepada keluarga korban pengeroyokan Baturiti, Jumat (31/7/2026). - Istimewa

DPD Demokrat Bali dan DPC Demokrat Buleleng menyerahkan bantuan tali kasih kepada keluarga korban pengeroyokan yang terjadi di Kecamatan Baturiti, Tabanan. Tali kasih senilai Rp50 juta hasil gotong royong kader Demokrat se-Bali.

Bantuan diserahkan saat jajaran Demokrat Bali dan Buleleng menyambangi kediaman korban di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Jumat (31/7/2026). ​Bantuan ini diharapkan meringankan beban keluarga, khususnya menjamin keberlanjutan pendidikan anak-anak korban yang kini harus hidup tanpa sosok ayah.

​Korban berinisial KD sebelumnya tewas mengenaskan akibat dikeroyok massa di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, pada Jumat (24/7/2026) dini hari. KD menjadi korban aksi main hakim sendiri lantaran diduga mencuri ayam aduan.

​Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta, yang memimpin langsung rombongan didampingi Ketua DPC Demokrat Buleleng Luh Gede Heriyani dan jajaran pengurus, menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi berdarah tersebut.

​"Kami hadir di sini untuk merawat kasih sayang sekaligus menolak keras segala bentuk kekerasan. Agama mengajarkan kita untuk menghormati setiap makhluk hidup. Penyelesaian masalah tidak boleh lagi menggunakan kekerasan," tegas Made Mudarta di kediaman keluarga korban.

​Mudarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan tragedi ini sebagai pelajaran berharga. Ia meminta publik agar selalu mengedepankan hukum, bukan emosi yang dapat memicu konflik berkepanjangan.

​"Kita harus menjaga persaudaraan. Semua persoalan wajib diselesaikan melalui cara-cara yang beradab dan sesuai hukum yang berlaku. Jangan ada lagi main hakim sendiri," ujar politisi asal Desa Nusa Sari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana tersebut.

​Dalam momen haru tersebut, Mudarta juga memberikan suntikan semangat kepada anak-anak korban. Ia memastikan Partai Demokrat akan menaruh perhatian khusus agar mereka tidak putus sekolah dan tetap bisa mengejar cita-citanya.

​Senada dengan Mudarta, Ketua DPC Partai Demokrat Buleleng, Luh Gede Heriyani, menyoroti nasib anak-anak yang ditinggalkan dari kacamata kemanusiaan. Menurutnya, anak korban yang masih kecil sangat kehilangan sosok pelindung.

​"Terlepas dari persoalan hukum yang memicu tragedi ini, kita harus melihat dari sisi kemanusiaan. Perbuatan melanggar hukum tidak boleh dibalas dengan kekerasan, biarkan proses hukum negara yang berjalan," tegas Heriyani.

​Lebih lanjut, Heriyani mendesak adanya sinergi dari Pemerintah Kabupaten Buleleng, Pemerintah Provinsi Bali, hingga Pemerintah Pusat untuk lebih menaruh perhatian pada kawasan Bali Aga di Kabupaten Buleleng termasuk Desa Sidetapa dan sekitarnya.

​Ia berharap intervensi pemerintah tidak hanya sebatas retorika, melainkan direalisasikan lewat program sosial, jaminan pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi yang terukur.

​"Pemerintah harus hadir membantu masyarakat. Terutama untuk keluarga yang sedang tertimpa musibah ini, negara harus memastikan anak-anak mereka punya masa depan yang lebih baik," pungkas Heriyani.

Artikel lainnya

Transform Your Space with Perfect Curtains

Maximize your space, with charming light and stunning curtain arches and Experience a space that provides tranquility.

Social Media

© Copyright Manah Bali. All Rights Reserved.

menucross-circle