Resmi Dilantik, Pengurus BaliCEB Fokus Lima Agenda Utama

Wamenpar berharap BaliCEB menjadi penggerak utama penerapan praktik penyelenggaraan event yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

By Manah Bali
| June 6, 2026

Pelantikan pengurus Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) periode 2026–2031 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Denpasar, Jumat (5/6/2026) malam. - Istimewa

Gubernur Bali Wayan Koster resmi melantik I Ketut Jaman sebagai Ketua Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) periode 2026–2031 bersama pengurus lainnya di Bali Beach Convention Center, Sanur, Denpasar, Jumat (5/6/2026) malam. Jaman mengatakan kepengurusan baru akan berfokus pada lima agenda utama.

Agenda tersebut meliputi penguatan positioning Bali sebagai destinasi MICE global berbasis budaya dan keberlanjutan, peningkatan promosi internasional dan jejaring global, penguatan strategi bidding event internasional secara aktif dan terstruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia MICE, serta penguatan standar layanan, pemanfaatan teknologi, keamanan, dan praktik keberlanjutan.

Selain itu, BaliCEB juga berkomitmen memperluas manfaat industri MICE bagi masyarakat Bali, termasuk pengusaha UMKM, pelaku ekonomi kreatif, komunitas lokal, seniman, dan pekerja pariwisata.

"Pengembangan industri MICE tidak hanya tentang mendatangkan event internasional, tetapi juga memastikan manfaat ekonominya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat Bali," ujar Ketut Jaman.

Sementara itu Gubernur Bali, Wayan Koster, menekankan pentingnya BaliCEB bekerja secara terukur dan memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung pengembangan pariwisata Bali melalui program-program konkret selama lima tahun mendatang.

"Sehingga BaliCEB benar-benar dapat memainkan peran strategis dalam pengembangan pariwisata, khususnya sektor MICE di Bali," ujarnya.

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa yang turut menghadiri pelantikan berharap BaliCEB dapat menjadi penggerak utama dalam mendorong penerapan praktik penyelenggaraan event yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

"Event saat ini sudah dituntut memiliki standar yang memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Jadi bukan sekadar menyelenggarakan kegiatan, tetapi juga memastikan bagaimana dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat," ujar Wamenpar.

Wamenpar Ni Luh Puspa menilai Bali memiliki modal kuat untuk menjadi salah satu destinasi Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) terbaik dunia. Karena itu, pelantikan pengurus Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) periode 2026–2031 diharapkan menjadi momentum memperkuat daya saing industri MICE Bali yang berkualitas dan berkelanjutan.

"Kehadiran BaliCEB harus menjadi instrumen baru, semangat baru, dan kekuatan baru bagi kita semua untuk mewujudkan Bali sebagai destinasi MICE kelas dunia, sekaligus menjaga kekuatan Bali dan mendorong terciptanya pariwisata yang berkualitas serta berkelanjutan," kata Wamenpar.

Artikel lainnya

Transform Your Space with Perfect Curtains

Maximize your space, with charming light and stunning curtain arches and Experience a space that provides tranquility.

Social Media

© Copyright Manah Bali. All Rights Reserved.

menucross-circle